Senin, 14 Agustus 2017

PERKEMBANGAN ANAK

Traning sabtu ini masih tentang child development. Ketrampilan sosial emosi meliputi ketrampilan social yang  harus dilatih yaitu mengenai kemampuan untuk dapat bertemu, berkomunikasi, dan bersama dengan orang lain, berbagi, mengantri, mengikuti aturan, cara makan yang baik serta memahami nilai-nilai yang berlaku pada masyarakat. Perkembangan emosi anak dipengaruhi oleh tempramen yang dibawa sejak lahir, lingkungan sekitar dan kesehatan. Anak dapat mengenal dan mengontrol perasaannya yaitu perasaan sedih, takut, senang, marah, gembira dll.

Pola perkembangan sosial anak dari bayi lahir sampai umur 6 bulan mulai berinteraksi dengan orang lain, bayi umur 9 bulan mulai belajar dan mengenali keluarganya, serta anak umur 1 sampai 7 tahun mulai belajar bekerjasama secara berkelompok. Ada beberapa norma dalam masyarakat yaitu norma agama, negara, sosial dan adat. Norma agama mengenai keyakinan pada nilai-nilai moral, pembiasaan kegiatan keagamaan yyang dilakukan pada lingkungan sekitar. Agam yang diyakini harus jelas. Norma agama mengenai aturan-aturan yang dibuat oleh Negara yang harus diketahui oleh anak, tetapi tidak mengenai pasal-pasal akan tetapi hukuman dan turan dalam masyarakat yang harus diataati.
Norma social mengenai kehidupan bermasyarakat. Saling bekerja sama dan gotong royong dalam bermasyarakat serta bagaimana bersosialisasi. Norma adat mengenai adat dan kebiasaan. Setiap anak memiliki waktu yang berbeda untuk berkembang. Pada aspek perkembangan intelektual anak yaitu proses mental untuk mengingat, menerima dan percaya. Perkembangan intelektual dapat berkembang optimal apabila orang tua memahami bagaimana cara anak belajar.



Ada beberapa teori dalam perkembangan anak yaitu teori perkembangan intelektual yang disampaikan oleh Piaget, teori Socialcultural yang di sampaikan oleh Vygotski, teori Maturational yang disampaikan oleh Arnold Gesell, Teori Brain Reseach, teori Psychonalytic, dan Teori phychosocial yang disampaiakan oleh Erik Erikson.
Teori perkembangan intelektual yang disampaikan oleh Piaget berisi tentang pada perkembangan anak 0 sampai 2 tahun anak dapat bereksplorasi dengan anggota badannya dan panca indranya. Anak dapat memahami objek permanen. Pada tahap ini disebut dengan tahap sensorimotor. Pada tahap preoperasional yaitu 2 sampai 7 tahun anak mulia memiliki kemampuan mental, dapat berimaginasi serta kemampuan bahasanya berkembang cepat. Pada tahap kongkret operasional yaitu anak usia 7 sampai 11 tahun memiliki kemampuan berpikir logic dengan media konkret. Yang terakhir tahap formal operasional yaitu anak umur 11 tahun keatas sudah memulai berpikir abstrak.
Teori Socialcultural yang di sampaikan oleh Vygotski berisi tentang interaksi social dan nilai yang berlaku dimasyarakat. Kemampuan anak dapat lebih meningkat ( zone of proximal development). Teori Maturational yang disampaikan oleh Arnold Gesell berisi tentang perkembangan kemampuan anak sesuai jadwal yang ada dalam dirinya. Kemampuan tersebut berkembangan sesuai dengan kesiapan diri anak tersebut. Teori Brain Reseach mengenai tentang perkembangan manusia dipengaruhi oleh kondisi biologi tubuh dan lingkungannya.
Teori Psychonalytic menganai tentang beberapa tahapan anak mulai dari tahap oral yaitu dari lahir sampai umur 1 tahun, tahap anak dari umur 1 smpai 3 tahun, tahap phallic umur 3 sampai 6 tahun, tahap latency pada umur 6 sampai 11 tahun serta tahap crenital anak sudah mulai dewasa. Pada Teori phychosocial yang disampaiakan oleh Erik Erikson mengenai bagaimana lingkungan social mempengaruhi EGO.

Setiap anak memiliki karakter ingin tahu dan imajinasi. Dengan belajar aktif sifat ingin tahun dan imajinasi anak akan  berkembang kearah sikap kritis dan perilaku kreatif. Seorang anak akan lebih mudah menerima pendidikan jika disampaikan dengan cara menyenangkan sesuai dengan karakternya. Dalam perspektif islam perkembangan anak ditentukan oleh lingkungan dimana dia tinggal. Pentingnya lingkungan dalam perkembangan kognitif terlihat dari banyak Al Qur’an yang menyuruh manusia untuk belajar di alam semesta yaitu diantara surat Al Baqarah 164 dan Ar Rum 8. Perkembangan kognitif seseorang merupakan sesuatu yang tidak dapat dilepas dari factor social dan budaya setempat.
By  : Eve Nelindhy, M. Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar